Kehilangan Motivasi Menulis Tugas Akhir? Ikuti 5 Tips Berikut

Posted on
Kehilangan Motivasi Menulis Tugas Akhir? Ikuti 5 Tips Berikut

Bukan terhambat karena nilai dari tiap mata kuliah yang membuat seorang lama menyelesaikan study nya entah itu untuk jenjang S1, S2 ataupun S3. Tapi kebanyakan disebabkan karena tugas akhir yang harus mereka selesaikan. Tidak bisa dipungkiri bahwa kebanyakan mahasiswa ketika akan mengerjakan tugas akhir ini akan terserang beberapa penyakit kronis. Apabila tidak cepat-cepat diobatai tentunya akan berakibat sangat fatal. Bahaya terbesarnya adalah ancaman terhadap status mahasiswanya. Tentunya kita tidak mau perjuangan beberapa tahun yang dihabiskan selama menjadi mahasiswa berakhir sia-sia hanya gara-gara penulisan tugas akhir ini.  Bukan karena lelahnya kuliah ataupun mengerjakan soal-soal yang begitu sulitnya saat ujian tapi hanya karena menulis!

Beberapa penyakit kronis ini akan kami coba ulas sedikit dan juga kami akan membagikan beberapa tips yang semoga dapat membantu kamu menyelesaikan tugas akhir sebagai mahasiswa.

Penyakit yang biasanya akan terjangkit pada para mahasiswa adalah penyakit malas, penyakit kehabisan ide alias “ga tau mau ngerjain apa ya” atau “selanjutnya mau ngerjain apa ya?”, penyakit karena diputusin pacarnya, penyakit karena “kesel kenapa sih gue dapat pembimbing ini dan itu?”, penyakit rindu kampung halaman, penyakit “kanker” alias “kantong kering” dan penyakit-penyakit lainnya.

Tidak semua penyakit tersebut akan kami ulas dalam tulisan kali ini. Kami akan mengulas 2 penyakit pertama yang kami sebutkan sebelumnya. Karena 2 penyakit ini yang paling banyak menyerang beberapa para mahasiswa. Untuk yang kehabisan ide sebenarnya mudah untuk mengatasinya, tinggal cari referensi atau kalaupun tidak menemukan referensi yang tepat, jangan sungkan untuk menemui “mom or dad” si “empu” dari tugas akhir kamu. Tapi hal ini terkadang sulit dilakukan oleh beberapa mahasiswa alasannya karena “ga enakan”, “sungkan” atau lain sebagainya. Padahal buat apa punya perasaan seperti itu, karena memang sudah tugasnya pembimbing adalah membimbing mahasiswanya untuk menyelesaikan tugas akhirnya. Apabila anak asuhnya merasa kesulitan, sudah jadi kewajiban mereka untuk membimbing & membantu untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Kerjakan apa yang bisa kamu kerjakan & kalau memang tidak menemukan solusinya, bawalah hasilnya ke pembimbing kamu apa yang sudah kamu kerjakan tersebut hingga titik dimana tidak kamu temukan solusinya. Tentunya para pembimbing akan menghargai hasil jerih payah kamu ketimbang kamu tidak mengerjakan apa-apa. Tetap semangat dan jangan “sungkan” untuk menemui para pembimbing kamu ya walau hasil yang kamu dapatkan sekarang belum sempurna & menemukan hasil yang diinginkan, karena semua itu butuh proses.

Selanjutnya bagaimana jika terkena penyakit malas? Penyakit ini sengaja kami sebutkan pertama karena memang penyakit ini merupakan penyakit paling kronis jika tidak cepat-cepat diobati oleh para mahasiswa. Kami akan coba membagikan beberapa tips dari sudut pandang kami yang pernah menjadi seorang mahasiswa. Bikut beberapa tips nya:

  1. Jalin kembali silaturrahmi dengan teman seangkatan kamu. Kebanyakan mahasiswa tingkat akhir akan kehilangan komunikasi dengan teman-teman mereka yang lain diluar dari pembimbing yang sama. Dengan kamu berkomunikasi dengan teman seperjuangan kamu tentunya akan membuat semangat kamu hidup kembali. Bagaimana tidak, teman seperjuangan kamu sudah melangkah dua, tiga atau lebih di depan mu, tentunya hal  ini akan memotivasi untuk mengejar mereka. Kalau tidak dapat mengejar dan mendahuli mereka, setidaknya jangan tertinggal terlalu  jauh!
    Kehilangan Motivasi Menulis Tugas Akhir? Ikuti 5 Tips Berikut




    Baca Juga Artikel Berikut ini untuk menjaga kesehatan tubuh anak-anak anda:

  2. Sering telpon kedua orang tua mu. Karena tidak ada orang tua di dunia ini yang akan ‘meninggalkan’ kamu sendirian disaat kamu sedang kesulitan, mereka pasti akan terus men-support kamu, walau beberapa orang tua terkadang tidak pandai berkata-kata dalam memotivasi, tapi yakinlah mereka akan terus mendoakan mu disaat kamu sedang kesulitan ataupun tidak. Dengan seringnya kamu berkomunikasi dengan orang tua tentunya motivasi kamu akan bertambah untuk segera menyelesaikan study mu.
    Kehilangan Motivasi Menulis Tugas Akhir? Ikuti 5 Tips Berikut
  3. Jangan sembunyi terus di kamar mu kawan. Aura jahat mungkin sudah menumpuk di dalam kamar kamu. Bukalah pintu & sekali-kali keluarlah kamar untuk menghirup udara segar. Bila perlu di akhir pekan carilah tempat-tempat yang bisa membuat pikiran mu segar dan membuang pikiran-pikiran negatif yang meracuni mu. Bila perlu tata ulang kamar kamu untuk mengganti suasana baru.
    Kehilangan Motivasi Menulis Tugas Akhir? Ikuti 5 Tips Berikut
  4. Baca cerita/nonton film tentang motivasi. Tentunya pasti ini akan sangat berguna buat kamu. Dengan mendengar atau melihat cerita orang-orang sukses tentunya kamu ga akan mau kalah kan? Tapi jangan baca cerita yang terlalu panjang ya atau nonton film terus-terusaan, ga akan kelar TA kamu kawan. Haha..
    Kehilangan Motivasi Menulis Tugas Akhir? Ikuti 5 Tips Berikut
  5. Datanglah ke perayaan wisuda senior kamu. Tentunya ini akan membangkitkan motivasi mu agar segera cepat menyusul mereka. Nyusul buat bisa wisuda ya bukan buat nikah. eHmmm….
    Kehilangan Motivasi Menulis Tugas Akhir? Ikuti 5 Tips Berikut
  6. Hmm.. terkait nikah yang saya singgung diatas mungkin bisa juga sebagai motivasi. Selesaikan kuliah secepatnya, terus cari kerja, lalu nikah. Ehemm… Cocok deh ^^
    Kehilangan Motivasi Menulis Tugas Akhir? Ikuti 5 Tips Berikut

Mungkin itu saja tips yang bisa kami berikan, mohon maaf apabila terdapat tulisan yang tidak berkenan, tidak ada maksud untuk menyinggung, menyindir atau hal-hal negatif lainnya secara sengaja. Semoga tulisan ini ada hikmahnya & bermanfaat untuk kita semua, terkhusus untuk kamu yang saat ini berstatus mahasiswa. Tetap semangat kawan, kakak, adik, om, tante, omah dan siapapun yang sedang menyelesaikan TA nya. Semoga selesai secepatnya!